Tinjauan Geografis Minat Bertani Anggur Di Kota Probolinggo Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

    Muhammad Affan Al Mutlik, Lucianus Sudaryono, Suhadi Hardja Saputra, Bambang Hariyanto

    ABSTRAK

    Probolinggo sebagai daerah penghasil anggur terbesar di indonesia,oleh karena itu Probolingg di kenal sebagai kota ‘Bayuangga’ (bayu = angin: angga = anggur dan mangga). Akan tetapi di Probolinggo jarang di temukan tanaman anggurpada akhir-akhir  ini.. Menurut hasil survei Dinas PertanianProbolinggo, produksi anggur di kota Probolinggo beberapa tahun terakhir menurun secara signifikan. Upaya pemerintah untuk mengembalikan citra kota Probolinggo sebagi kota anggur dilakukan dengan cara meningkatkan produksi dan mutu, denganmemberi motivasi kepada petani anggur agar tidak berpindah ke bidang lain. Atas dasar pemikiran tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat petani bertani anggur di kota Probolinggo dan faktor-faktor yang mempengaruhi.

    Populasi penelitian ini berupa kelurahan-kelurahan yang memiliki pertanian anggur di kota Probolinggo sebanyak 15kelurahan diambil sebagai sampel dan diukur minat petaninya bertani anggur berdasarkan banyaknya petani anggur di tiap-tiap kelurahan. Variabel minat bertani anggur yang didapat dianalisis hubungannya dengan variabel-variabel kondisi lingkungan sosial-ekonomi dan fisik kelurahan sampel. Model SPSS digunakan untuk pengolahan datanya secara statistik.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan minat bertani anggur dengan kondisi lingkungan fisik dan sosial-ekonomi yang mencangkupcurah hujan,rata-rata luas lahan kecamatan, rat-rata luas lahan anggur perpetani,rata-rata pendapatan perbulan petani, rata-rata hasil sekali panen anggur perpetani dan rata-rata pendapatan lain-lain petani anggur menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,745.Nilai R Square diperoleh 0,555 yang artinya pengaruhcurah hujan,rata-rata luas lahan kecamatan, rat-rata luas lahan anggur per petani,rata-rata pendapatan perbulan petani, rata-rata hasil sekali panen anggur per petani dan rata-rata pendapatan lain-lain petani anggurdari kondisi geografis dan sosial-ekonomi terhadap minat bertani anggur di kota Probolinggo sebesar 22%dan 88,% dipengaruhi oleh faktor diluar variabel penelitian ini. Variabel yang paling berpengaruh terhadap minat bertani anggur di Probolinggo adalah rata-rata luas lahan anggur petani . Nilai beta luas lahan anggur petani, penambahan lahan seluas 1 Ha dapat menambah 1 petani anggur di wilyah anggur . Variable yang berpengaruh selanjutnya adalah rata-rata pendapatan petani, dalam penelitian ini ditunjukan bahwa kelurahan-kelurahan yg pendapatan rata-ratanya tinggi banyak petani yang berminat bertani anggur. Dari penelitian ini, dinyatakan bahwa petani dapat memanfaatkan lahan-lahan kosong sebagai lahan untuk anggur. Diharapkan bagi pemerintah mampu memberi perhatian lebih terutama dalam hal biaya untuk para petani, demi perkembangan lahan pertanian anggur serta produktifitas anggur. Serta memperhatikan petani anggur pemula supaya tetap bertani dan memanfaatkan lahan kosong untuk di tanami anggur.

     

    Kata Kunci : Bertani Anggur,Faktor-Faktor Mempengaruhi,Minat

     

    Tentang Penulis :

    Muhammad Affan Al Mutlik, NIM 08040274228, Tgl Yudisium : 10-06-2015, Jurdik Geografi – FIS – UNESA

    Lucianus Sudaryono, Pembimbing, Dosen Jurusan Pendidikan Geografi – FIS – UNESA 

    Suhadi Hardja Saputra, Penguji 1, Dosen Jurusan Pendidikan Geografi – FIS – UNESA

    Bambang Hariyanto, Penguji 2, Dosen Jurusan Pendidikan Geografi – FIS – UNESA 

     

    Sitasi :

    Mutlik, M. A. A., Sudaryono, L., Saputra, S.H., Hariyanto, B. 2015. Tinjauan Geografis Minat Bertani Anggur di Kota Probolinggo dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Skripsi. Jurdik Geografi, FIS, UNESA, Surabaya.

    Please publish modules in offcanvas position.

    Free Joomla! template by L.THEME